GLOBAL WarminGGGG
Saturday, September 29th, 2007GLOBAL
WARMING
Pemanasan
global sedang menjadi permasalahan di berbagai belahan dunia. Saat
terjadi peningkatan konsentrasi gas rumah kaca yang melebihi batas
normal, maka akan membuat penumpukan gas yang terperangkap efek rumah
kaca sehingga menekan jumlah radiasi inframerah yang seharusnya lolos
ke ruang angkasa. Bumi akan semakin panas. Itulah penyebab terjadinya
pemanasan global yang belakangan tengah melanda berbagai belahan
dunia.
Peningkatan
efek rumah kaca terutama disebabkan oleh pencemaran udara sehingga
menyebabkan dampak yaitu pemanasan global, yaitu peningkatan suhu di
permukaan bumi yang mengakibatkan perubahan iklim dan kenaikan
permukaan air laut. Bahkan dampaknya dapat mengakibatkan sedikitnya
satu miliar orang menghadapi risiko kehilangan tempat tinggal mereka
yang akan bertambah parah dengan pemanasan global (global warming)
akibat dari fenomena pemanasan global yang dapat menyebabkan banjir,
kemarau ,dan kelaparan.
Namun,
selain peningkatan jumlah gas rumah kaca, global
warming
ini terkait pula dengan kegiatan penebangan pohon di kawasan hutan
yang tidak diimbangi dengan penanaman pohon pengganti.. Juga akibat
dari pembakaran bahan bakar fosil berupa minyak bumi atau batu bara,
serta di bidang pertanian, yaitu penggunaan pupuk kimia.
Untuk
mencegah pemanasan global, harus dimulai dari lingkungan sendiri
yaitu dengan cara ramah lingkungan. Langkah pertama yang harus
dilakukan adalah pemilik rumah memikirkan dengan matang mengenai
pengelolaan dan pengangkutan sampah organik dan anorganik. Didukung
dengan penempatan beberapa titik sumber resapan yang dibuat
mengelilingi rumah. Pohon produktif di jalur hijau di depan, taman
depan dan taman belakang memberi kesegaran udara yang dibutuhkan
suatu bangunan dan orang yang ada di dalamnya. Tanaman produktif dan
apotek hidup yang ditanam di tanah maupun dalam pot-pot tanaman juga
membantu dalam pertukaran udara.
Penggunaan
bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan juga sangat membantu ,
karena pembakaran bahan fosil menghasilkan polusi yang tinggi.
Pengurangan jumlah kendaraan bermotor yang polusinya banyak juga
membantu. Terutama di kota-kota besar yang jumlah kendaraan banyak
sehingga polusi dari kendaraan bermotor tinggi. Dengan
begitu kadar CO2 di udara akan kita kurangi sedikit demi sedikit.
Sampah
yang banyak menjadi masalah juga dapat mengakibatkan pemanasan
global yaitu karena pembakaran sampah menimbulkan polusi yang banyak.
Oleh karena itu program daur ulang sampah menurut saya berguna dalam
mengurangi polusi dari pembakaran sampah. Untuk melakukan daur ulang
sampah dengan mudah , lebih baik kita memisahkan tempat sampah antara
sampah organic dan anorganik agar pengelolaannya lebih mudah seperti
yang sudah diterapkan di lingkungan kampus ITB ini.
Dengan
masing-masing orang melakukan hal kecil di sekitar lingkungannya ,
pemanasan global ini akan dicegah. Semakin banyak pepohohan /
penghijauan yang dilakukan dengan berbagai hal , seperti melakukan
penghijaun di kota dan pengembalian hutan yang merupakan paru-paru
dunia maka CO2 di atmosfer akan berkurang sehingga ”global warming”
akan dicegah.
TUGAS
PENDAPAT TENTANG GLOBAL WARMING KONSEP TEKNOLOGI ITB Teknik Kimia
2007